Akomodasi atau tempat tinggal adalah suatu hal yang sangat vital bagi para mahasiswa yang akan kuliah, khususnya di UQ Brisbane. Di tempat ini kita akan menghabiskan sebagian besar waktu kita selain dari waktu yang kita habiskan di kampus. Dua hal yang yang paling utama untuk diperhatikan adalah kenyamanan dan harga.

Kenyamanan suatu hal yang paling dicari yang berkorelasi positif dengan harga, padahal kebanyakan kita maunya korelasinya negatif. Istilah akomodasi di sini mengacu ke tempat tinggal yang relatively permanen minimal berdurasi 6 bulan sampai selesainya studi kita.

Untuk mencari akomodasi permanen, yang gampang adalah mencari lewat email jaringan alumni atau milis mahasiswa indo yang kuliah di UQ (UQISA). Dalam hal ini UQISA selalu proaktif untuk melayani kebutuhan mahasiswa sejak mereka masih berada di Indonesia. Informasi mengenai baik buruknya suatu akomodasi lebih akurat bila dapatnya dari sesama teman sendiri. Hal ini sangat berbeda jika kita mencari langsung ke website Acommodation milik UQ.

Sebagai perbandingan kita memang bisa juga minta dicarikan acommodation service dari UQ, tetapi info dari teman sendiri melalu milis menurut saya adalah yang terbaik. Dari milis biasanya kita bisa mendapatkan info mengenai teman-teman yang sudah menjelang selesai kuliah dan unitnya siap untuk di take over. Informasi mengenai keadaan unit, harganya, jauh dekatnya dari kampus, attitude landlord atau agen dsb lebih enak disampaikan di milis. Syukur-syukur jika kita bisa take over unit sekalian barang yang ada sehingga kita tidak usah lagi mencari barang-barang untuk mengisi rumah.

Untuk mencari akomodasi, kita memang perlu merencanakannya dengan matang. Yang jelas kebutuhan apa yang harus dapat dipenuhi dari akomodasi ini merupakan prasyarat mutlak untuk memilih. Sudah barang tentu disesuaikan dengan biaya rentalnyalnya. Dalam memilih akomodasi, kita harus mempertimbangkan berbagai faktor seperti jumlah anggota keluarga, biaya hidup, kesehatan, childcare, sekolah untuk anak-anak, transportasi dll.

Pertama, Harga

Akomodasi permanen di Brisbane harga rentalnya bervariasi tergantung dari kualitas dan fasilitas yang dimiliki serta jauh dekatnya dengan kampus. Untuk keluarga, biasanya rekan-rekan di sini menyewa unit yang harga per weeknya berkisar antara $190 – 230 per week untuk unit one bed room, dan sekitar $240 – 310 per week untuk unit dengan 2 bedroom. Sekali lagi harga tersebut tergantung dari kualitas fisik bangunan (kayu/ tembok) dan furniturnya (bisa unfurnished ataupun fully furnished). Alternatif lain yang bisa disewa adalah town house dan rumah kayu (Queenslanders).

Untuk bujangan relatif lebih bebas, pilihannya banyak sekali. Para bujangan bisa tinggal bersama-sama dengan menyewa satu rumah kemudian biaya rentalnya di share. Fasilitas umum seperi dapur dan kamar mandi dan ruang tamu juga dishare. Pilihan ini merupakan pilihan yang paling murah. Kalau mau lebih nyaman bisa juga menyewa unit dengan tiga kamar yang kualitasnya lebih bagus dariapda sharing house, seperti misalnya unit-unit di kawasan Macquairy street (The Manors misalnya…) juga merupakan pilihan yang bagus. Rental per person untuk sharing house berkisar antara $70 – $135 per week. Kalau di Tha Manors per person per week jatuhnya di atas $120 belum termasuk ongkos listrik dan telepon.

Kedua, Kenyamanan

Faktor kenyamanan meliputi berbagai aspek yang mana setiap orang akan berbeda definisinya. Hal itu disebabkan akrena standar masing-masing orang berbeda-beda. Untuk yang pengin lebih konsen dalam studinya tanpa harus terganggu dengan masalah transportasi, maka pilihan untuk tinggal di area dekat kampus adalah pilihan yang terbaik.

Untuk yang lebih pengin privasi maka tinggal di unit dengan fasilitas yang dipisah (tidak dshare adalah piliha yang terbaik. Sedangkan bagi yang gemar bersosialiasasi dan senang kumpul-kumpul maka sharing house lah tempatnya. Namun kenyamanannya pasti berkurang akibat berbagai fasiltas yang harus disharing tadi. Bayangkan misalnya kebelet mau ke buang air sedangkan toilet sedang dipakai. Atau misalnya mau buru-buru mandi sedangkan kamar mandinya sedang dipakai room mate kita.

Untuk yang lebih mantap dengan rumah permanen dan berlantai lebih dari satu, maka tinggal di unit adalah pilihannya. Tetapi bagi yang males naik turun tangga maka harus pintar – pintar memilih unit yang berada di lantai satu.Biasanya unit yang bagus dilengkapi dengan pintu otomatik yang lebih aman.

Ketiga: Hubungan dengan landlord atau agent


Pilih-pilih akomodasi memang gampang-gampang susah, kita memang harus banyak mencari informasi ke teman-teman yang sudah berpengalaman. Terutama menganai aspek legal (kontrak) yang mencakup hak dan kewajiban tenants (penyewa) dan pemilik (landlord). Biasanya landlord telah mendelegasikan unit yang mereka miliki ke agent, so hubungan yang berkaitan dengan perjanjian sewa menyewa berkait dengan agent. Dalam kontrak kita harus teliti dan hati-hati karena biasanya mereka yang tidak membaca kontrak dengan teliti atau salah baca akan menderita kerugian dalam hal misalnya ada bagian rumah yang telah berubah dari bentuk asalnya, (misalnya saja karpet bolong, kotor, cat rumah ada coret-coret, atau furniturnya ada yang rusak).

Kerugian tenant bisa berupa hilangnya uang bond (uang panjar sebesar 4 minggu uang rental yang dibayar pada saat teken kontrak), atau bisa juga mengganti kerugian pihak agent. kalau tidak ada masalah ketika kontrak berakhir biasanya uang bond akan dikembalikan ke tenants melalui (RTA) …..secara resmi uang bond itu tidak disimpan oleh agen tetapi dititpkan ke RTA, yang nanti bisa kita ambil di kantor pos. Accommodation Service dari uni akan menjelaskan hal ini pada acara getting started, mereka juga akan menyediakan transport jika teman-teman perlu mengunjungi unit/rumah yang lagi diincar. Di kantor accommodation service kita melihat database unit-unit yang lagi vacant.

Yang perlu diingat bahwa meskipun pada umunya agent atau landlord pada umumnya baik dan konsekwen, namun ada juga yang nakal. Secara umum, landlord harus bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang baik kepada para tenants. Sepanjang tenants (penyewa) taat dengan aturan dan membayar rental tepat waktu, maka si landlord harus juga bertindak sesuai aturan. Kerusakan-kerusakan di premises (akomodasi) mulai dari fasilitas mesin cuci, kompor saluran air dan pemanas, kunci-kunci pintu dan jendela adalah tanggung jawab mereka. Mereka harus memperbaiki atau mengganti alat-alat yang rusak tersebut. Sedangkan untuk fasilitas optional semisal kulkas dan microwave bisa saja sih disediakan landlord tetapi pada umumnya tenant sendiri yang mengusahakan. Fasilitas dari akomodasi berbeda-beda, tergantung dari iklan yang ditawarkan.

Keempat: Fasilitas

Landlord bertanggungjawab untuk menyediakan akomodasai yang nyaman untuk ditinggali. Fasilutas akomodasi ada 3 jenis, mulai dari yang unfurnished (kosong), semi furnished (dilengkapi dengan perabotan rumah tangga /microwave, telpon, kulkas, dan yang terakhir; furnished yang mana selain dari perabotan di atas juga ada mebeler, kursi/sofa, kipas angin, air conditioner dan lain-lain.

Untuk fasilitas yang biasanya penting untuk diperhatikan adalah koneksi internet dan jaringan telpon. Biasanya tenant yang harus mengusahakan fasilitas ini. Rata-rata rumah di sini sudah terhubung dengan kabel telpon, kita tinggal mengaktifkan sambungannya ke provider jaringan (Telstra or Optus).

Fasilitas dasar seperti listrik dan air merupakan keharusan dan dianggap sebagai basic needs sehingga setiap rumah pasti dilengkapi dengan fasilitas ini. Listrik di sini dayanya besar sekali, sehingga kalaupun kita menghidupkan secara bersamaan heater, kulkas, tv, komputer, kompor, microwave, vacum cleaner maka daya listriknya nggak akan jatuh. Sedangkan air akan selalu mengalir sepanjang zaman…. Percaya dech.. walaupun Australia merupakan benua yang paling kering di jagad ini, namun air di keran tetap mengucur terus. Tetapi harap diingat walaupun air gratis, cara pakainya harus hati-hati untuk menghidarkan diri dari tilang dari PAM-nya Brisbane.

Perlu juga dilihat apakah akomodasi itu memiliki garasi. Ini untuk mengantisipasi jika nanti kita membeli mobil, at least kalau kita sudah punya garasi, maka seperti membuatakan rumah untuk kuda yang belum kita beli.

kelima: sekolah anak-anak


Kalau punya keluarga dengan satu atau dua anak sepertinya perlu juga dipertimbangkan mengenai kenyamanan unit yang nantinya akan ditempati. Jika anak masih kecil-kecil saya sarankan untuk menyewa unit yang letaknya di lantai 1, itu untuk keamanan anak-anak supaya tidak jatuh dari tangga. Kalau ada anak yang sudah masuk usia sekolah pertimbangkan juga jarak dengan kampus dan sekolah.

Rekan-rekan yang memiliki putra-putri usia sekolah SD/SMP biasanya tinggal di sekitar St lucia dan Taringa. Kalau anak kita masih SD sekolah yang terdekat adalah Ironside state school, so kita memang harus tinggal di daerah situ juga (untuk mengirit ongkos transport). Bagi anak yang usia sekolah SMP/SMA atau year 7 – 12 dapat sekolah di Indooropilly State School. Menurut info dari rekan-rekan di sini asalkan kita masih terdaftar sebagai penerima beasiswa AusAid maka sekolah anak-anak kita gratis 100%, kecuali misalnya untuk beli seragam baru membayar.

About these ads