Jangan pernah membayangkan anjing di Brisbane kotor dan bau. Jangan pula membayangkan anjing di Brisbane sering berkeliaran. Di Brisbane kehidupan para anjing sangatlah nyaman. Mungkin nasib mereka lebih baik daripada para tukang kais sampah di negeri kita. Si Anjing ini nama kerennya Canis, walaupun keren ingat jangan pernah menamakan anak Canis ya……. karena artinya anjing. Tetapi orang-orang lebih suka memanggilnya dengan pengilan si ‘Doggy”

Betapa tidak, si Bejo terkaget-kaget melihat para anjing yang naik mobil mewah bersama tuannya. Ngiri juga pastinya, Bejo belum pernah naik mobil mewah seperti Lexus, Honda Civic, atau Nissan Terrano. Para anjing itu memang gile bener, sangat disayang sama empunya, bahkan ada yang pakai kacamata segala. Pernah waktu si Bejo jalan kaki di trotoar di lihat kepala anjing nongol dari balik kaca sedan mewah, seakan bilang hei Bejo he he he ngiri ya lihat guwe. Tapi dasar anjing yang bisanya hanya menggonggong…

Suatu ketika juga si Bejo sangat kaget melihat anjing besar masuk lift bersama tuannya. Langsung dia pasang kuda-kuda mengantisipasi kalau-kalau anjing ini menyerangnya. Tetapi ternyata anjing tersebut kalem, nggak menggonggong. Dia bertanya dalam hati bukankah yang boleh masuk hanya manusia saja. Ternyata anjing ini pengecualian karena ternyata si anjing sedang menuntun tuannya yang ternyata tunanetra. Juga pada saat Bejo berkunjung ke rumah temannya yang bule, dia sedang asyik bercanda dengan anjingnya, bahkan mereka berciuman dengan anjing… weleh-weleh dalam hati Bejo apakah mereka nggak merasa jijik ya?

Si Bejo lalu tertarik melihat lebih dekat mengapa para anjing ini sangat enak hidupnya. Ceritanya dimulai ketika para Bule dari England abad 18 lalu membawa anjing ini ke Benua kangguru. Pertama kali mereka menggunakan jasa para anjing untuk menjaga ternak sapi dan biri-biri mereka yang sering diganggu sama dingo. Dingo ini adalah sejenis anjing liar yang dating lebih dahulu daripada anjing orang Bule.

Anjing yang dipelihara orang-orang Brisbane bermacam-macam jenisnya. Beberapa jenis anjing yang sering terlihat di jalan bersama tuannya antara lain berjenis German Sheperds (tingi dan sangar), bulldog, pittbull terrier, askimo dog, Australian terrier dll pokoknya lengkap dech di sini.

Seiring waktu yang berjalan, para anjing sekarang hidupnya lebih enak dibanding para moyangnya jaman dulu. Mereka juga sangat beruntung karena kawan-kawan mereka di Phipilina, Vietnam dan Korea nasibnya berakhir tragis di meja makan. Para anjing di Bribane sekarang telah beralih peran menjadi companion dan guide dog. Makanya hampir setiap kali kita melihat orang-orang bule jalan-jalan atau jogging, mereka pasti membawa anjing. Juga para tunanetra, tak luput juga ditemani anjingnya. Pendek kata anjing telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan warga Brisbane.

Meskipun demikian memelihara anjing juga ada peraturannya, seperti misalnya peraturan pagar dan vaksinasi. Selain itu demi kesejahteraannya para anjing harus diberi makan yang bergizi dan sehat. Satu jenis merek mekanan anjing adalah pedigree, so jangan sampai salah beli ya…. Tidak heran kalau anjing di sini pada bersih-bersih. Jangan lihat mukanya yang sangar dan gonggongannya yang keras, lihat bulu-bulunya yang halus….. dan badannya yang gemuk-gemuk. Sebagai companion para anjing selalu setia menemani tuannya, yang paling banyak terlihat membawa anjing adalah para lansia dan juga beberapa remaja putri. Pernah ada berita bahwa anjing sanggup menghalangi seorang pria yang berniat memperkosa si remaja putri. Luarr biasa peran para anjing ini.

Cerita ini sebagian sumbernya dari:

http://www.guidedogsqld.com.au/

Vladimir Dinets, The History of Dog Domestication, http://dinets.travel.ru/dogs.htm

http://www.nextdaypets.com/directory/breeds/A3.aspx