Tidak kubayangkan sebelumnya menjalani profesi sebagai cleaner. Suatu jenis pekerjaan yang di negeri sendiri dipandang sebelah mata. Tetapi di negeri orang ini semua asumsi mengenai sisi stereotif cleaner menjadi tidak lagi bermakna. Apalagi ketika dikaitkan dengan upah yang diterima.

Sebagai student yang kegiatan utamanya belajar (ngerjain assignment, ikut tutorial, diskusi, dan kuliah) menjalani sisi lain kehidupan sebagai mahasiswa part time menjadi sungguh berharga, tidak semata dilihat dari duit yang didapatkan tetapi juga tentang bagaimana mengisi waktu yang bermanfaat dan juga mengatur ritme kehidupan.Dan juga yang penting adalah menyelami sisi kehidupan para pekerja pagi yang mungkin tidak akan pernah terbayangkan kalau kita tinggal di Indonesia.

Bejo mulai kerja di sekolah sejak tanggal 16 Agustus 2007. Setelah kira selama satu bulan searching kerjaan part time, akhirnya peluang itu ada ketika mba Velly tahiru upload di milis UQISA mengenai lowongan cleaner di Kenmore SHS. Apalagi kerjaannya dimulai pada pagi hari, lebih sehat karena tidak mengganggu tidur. Tidak seperti Night cleaner yang setiap malam begadang dan menahan kantuk di siang harinya. Panggilan telpon dari Miss Monique menjadi awal dimulainya kerjaan baru Bejo sebagai Cleaner. Selepas berhenti menjadi pengurus UQISA, seolah-olah waktu dan kesempatan Bejo untuk back to work menjadi melimpah.

Dalam waktu seminggu, Bejo harus masuk lima kali (senin sampai Jumat). Jam kerjanya dimulai dari 5.30 am sampai 8.30 am. Kebetulan juga tidak ada jam kuliah di waktu tersebut. So jam kerja seminggu 15 jam. Upah kotor sebagai pekerja casual sekitar $20.1 per jam. Terhitung lumayan…….

Rekan kerja Bejo kebanyakan ibu-ibu Aussi yang sudah menjelang senja. Beberapa nama yang Bejo kenal seperti Lynda, Jennifer dan Vicky Smith (beliau inilah yang menunjukkan pertama kali Blok H– area kerja Bejo). Bejo juga kenal dengan beberapa guru (Mr Bruce dan Mrs Muller). Beo juga menjadi kenal dengan Murray si outdoor cleaner yang punya peralatan yang sophisticated — karena serba mesin (mesin potong rumput, blower, mobil mini, dsb).

Blok H terdiri dari beberapa ruangan kelas, satu staff room dan 4 ruangan praktikum metal dan wood. Ternyata anak-anak aussi sudah diperkenalkan dengan alat-alat pertukangan dan juga mesin-mesin besi. Di dua ruangan juga tersedia komputer yang terhubungkan dengan jaringan internet. Sebagai public school kenmore SHS cukup lumayan bagus, walaupun penampilannya agak sederhana.

Menjadi cleaner menjadikan tantangan tersendiri karena:

pertama: jarak antara rumah dengan kenmore SHS lumayan jauh. So setiap pagi Bejo harus berusaha bangun sebelum jam 5 am agar tidak terlambat sampai ke sekolah. Mobil Mitsubishi magna 2.6 dari pak Seno selama ini lumayan bisa menghantarkan Bejo setiap pagi dengan lancar. Selepas kerja, hambatan menanti karena bersamaan dengan orang-orang yang sedang menuju kantor ke arah City. Perjalanan pulang biasanya cukup memakan waktu (bisa lebih dari setengah jam), padahal pas berangkat cuma perlu waktu seperempat jam.

Kedua, Bejo juga punya pekerjaan lain sebagai Junkmailer. Apalagi area yang dikuasai ada 3, ini sudah cukup membuat Bejo tidak memiliki free Week-end. Namun tak apalah karena pekerjaan organisasi dan kegiatan lain-lainnya sudah bisa ditangani pengurus baru.

Ketiga, siap-siap merasa lelah dan capek. Kerja tiap hari tiga jam dan selama week-end per hari rata-rata 5 jam (melipat dan mengantar junk-mail) cukup menguras energi. So biar Do’i nggak complain (takut Bejo tambah kurus) maka Bejo berupaya mengganti energi yang hilang dengan banyak makan dan minum susu.

keempat: weleh -weleh pas bulan R amadhan, kerja di waktu pagi menjelang siang itu cukup banyak mengura energi, padahal pas bulan puasa ini nafsu makan pasti menurun. So, input (asupan) dan Output menjadi tidak berimbang.

Kelima: kurang jam tidur, apalagi kalau pas ngerjain assignment atau ada kuis dan exam. Bisa-bisa sehari hanya bisa tidur 3 – 4 jam. namun demikian Bejo pasti mencari kesempatan untuk sekedar merebahkan diri atau tidur siang menjelang sore.

Itulah beberapa tantangannya, namun di balik itu manfaatnya lumayan banyak dari sisi finansial, kesegaran jasmani , dan juga manajemen waktu (Bejo tak lagi bisa berlama-lama buang waktu untuk kegiatan yang tidak berguna).

Sekian SW……..