Magna 102IVO setia menemani diriku mulai Juli 2006 sampai sekarang. Walaupun kadang-kadang ngambeg nggak mau jalan (maklum sudah STW – lahirnya tahun 1991) , namun secara umum si magna sangat setia dan dapat diandalkan mengantarkan kemana aku mau dan juga enak untuk diajak bekerja.

Begitu lihat warnanya yang biru mempesona, siapapun langsung jatuh cinta. Dan ketika mulai membukanya wah dalamnya juga tak kalah menaariknya he he…. So tidak lama langsung aku putuskan untuk meminangnya.

Magna aku peroleh dari kawan karib namanya pak Seno, dengan mahar 1000 dollar tunai. Setelah menjadi milikku aku bebas memakainya kapan saja. Bodi si Magna sungguh besar dan dapat membawa beban lumayan banyak so cocok untuk dijadikan pengganti kuda beban buat delivery junkmail. Sebagai pengangkut di magna bisa menahan 5 orang sekaligus.

Si magna ini juga sangat berjasa untuk memperlancar kegiatan UQISA dan juga IISB yang dulu (sewaktu jadi pengurus). Kalau perlu antar ini dan itu si magna selalu bisa diandalkan. Sudah berpuluh-puluh orang telah menikmati si magna ini. walaupun begitu si magna nggak langsung down.

Ada identifikasi khusus dari magna yaitu, tulisan di dalam 2.6L. Ini menandakan si dia memang agak royal, dibandingkan dengan sejenisnya yang lebih kecil. Namun itu sebanding dengan kekuatan dan kecepatannya apalagi kalau dipacu di highway.

Setiap semester, kita harus memberikan mahar tambahan untuk si pemilik jalan sebesar 280 dollar. Kalau kita membayar sekaligus untuk satu tahun biayanya lebih murah. Enaknya kalau berjalan di sini dengan magna karena jalannya lebih lancar dan pastinya nggak akan terjebak macet.

Tak disangka ya di negeri orang bisa punya mobil, abis gimana lha wong harganya lebih murah daripada sepeda motor…

Viva Magna 102IVO,

si Magna

Sekian,