Kali ini aku mau bercerita tentang pribadi yang unik dari salah satu rekan di Brisbane. Namanya Daniel, berperawakan kurus asalnya dari benua hitam nun jauh di sana (Afrika) tepatnya dari Sudan. Daniel ini datang ke Australia sebagai pengungsi beserta keluarganya (adik dan kakaknya) akibat perang yang berkepanjangan di Sudan.

Daniel type pekerja yang ceria, dengan baju biru muda seragan khas cleaning tak lupa senyum selalu menyembul dari bibirnya.

Mobil yang dia pakai awalnya butut banget, penyok di sana sini sampai akhirnya nggak bisa jalan lagi dan dia buang ke wreckers. Tiba-tiba aja di sudah ganti sedan baru merek holden hatcback. Wah… huebat, cleaner bisa punya mobil orang kantoran. Di Indo kejadian seperti itu musykil terjadi.

Daniel sudah lama bekerja pada juragan June dan John (pemilik Madison cleaning service). Dia ini sudah bekerja sekitar 6 tahun, boleh dibilang pegawai lama…

Daniel banyak banget ceritanya, pokonya kalau sedang istirahat bekerja, ada saja yang diceritakan, mulai dari kasino, brunswick, diskotik dan cerita mengenai kawan-kawannya yang lucu-lucu. Saya bergabung dengan Daniel di tim sinema kira-kira 5 bulan lamanya, sebagai pekerja baru tentu saja saya banyak belajar dari Daniel bagaimana bekerja dengan cepat sambil mengirit tenaga.

Termasuk yang unik dari kerja di Sinema adalah mencari dan memungut tikus mati yang berada di antara kursi penonton. Wih pada mulanya jijik juga… tapi walaupun terpaksa hantam saja….. nah si Daniel inilah yang paling rajin mungutin tikus-tikus itu…….

Daniel paling suka ngumpulin koin dari bawah kursi untuk dibelikan softdrink. Sehabis kerja dia pasti menggenggam cocal cola…..

Beberapa kali dia nggak masuk kerja, alasannya terlambat bangun. Tapi lama kelamaan kita jadi tahu karena si Daniel ini polanya teratur, setiap week-end pasti sering terlambat. Akhirnya kita tahu kalau akhir pekan ternyata dia kebiasaannya begadang sampai larut… pantas aja datanggnya terlambat.

Walaupun begitu, Daniel tetap menjadi kesayangan tante June karena kerjanya bagus dan cepat, walaupun kadang-kadang memang ada yang kurang bersih… overall dia bisa jadi contoh (untuk kategori cleaning service). Kalau saya, namanya juga kerjaan sambilan di sela-sela ngerjain assignemnt dan kuliah tentu saja nggak bisa setotal si Daniel yang full time cleaner. Apalagi dia juga kerja sebagai cleaner di sekolah.

Sayang semuanya harus berhenti, karena pada bulan April 07, kontrak dengan Sinema tidak diperpanjang. Salamat tinggal Daniel …….. Selamat tinggal pula June……