airbus-first-flight10.jpg

Menjadi yang terhebat di udara, nampaknya sekarang ini hanya bisa diraih oleh negara-negara Eropa dan Amerika. Yang lain mungkin cukup sebagi penikmat saja, termasuk kita. Kalaupun belum bisa membeli menonton pun sudah menjadikan kenikmatan tersendiri.

Menjadi bagian dari sejarah peradaban ummat manusia memang sangat membanggakan. Apalagi kalau menyangkut sesuatu yang sangat fenomenal yaitu menyangkut pesawat penumpang terbesar di dunia masa kini (Air Bus A380). Pesawat ini hasil karya para engineer dari negara utama Eropa; Inggris, Perancis, Jerman dan Spanyol.

Singapore Airlines beruntung mendapatkan delivery pertama dari pesawat penumpang terbesar masa kini. Handover tersebut terjadi pada tanggal 15 Oktober 2007 di pabrik Air Bus di Toulouse Prancis.

Predikat yang terbesar yang selama ini dipegang Boeing dengan pesawatnya Boeing 747 – 400, kini direbut oleh Air Bus dengan full capacity 555 penumpang. A 380 dapat terbang untuk jarak 15000 km non stop. Huebattt….

Selain besar, pesawat itu juga memiliki moto greener, cleaner, Quiter dan Smarter. A380 menandai tonggak baru penerbangan abad ke depan. Dengan dukungan mesin Rolls-Royce Trent 900 engines, AB 380 dapat dikatakan beberapa langkah lebih maju. Walaupun kelihatan lebih gemuk karena ada double hull, kabin atas dan bawah, tidak menjadikan pesawat ini lamban. Pesawat ini dapat  terbang dengan kecepatan 0.89 Mach atau  678 MPH.

airbus.jpg

Seperti yang tertera dalam motonya di atas. A380 sangat ramah lingkungan, sangat efisien dan irit bahan bakar,dengan hanya menghabiskan 2.9 liter per seratus penumpang per kilometer, dibanding dengan rata-rata industri 5 liter per seratus penumpang per kilometer. Ini menjadikan pesawat ini menjadi sesuai dengn mottonya yang Greener (ramah lingkungan) dan cleaner (bersih).Di samping itu pesawat ini hanya memproduksi 75g CO2 per penumpang per km. Dengan ini maka pesawat ini dijamin tidak terlalu mengotori atmosfer bumi.

Efisiensi yang lain apabila dibandingkan dengan Boeing 747, biaya operasi per seat 15 – 20% lebih hemat, memiliki 49% ruang kabin yang lebih luas dan 35% seat lebih banyak daripada Boeing 747. Karakteristik fenomenal yang lain dari pesawat ini adalah tingkat kebisingannya rendah. Dari hasil desain terbaru pesawat ini mampu menekan “noise” sampai setengahnya. Ini tentu saja memiliki korelasi positif dengan tingkat kenyamanannya.

Berkuranya “noise” ini dicapai melalui optimisasi engine dan struktur pesawatnya. Dengan ini maka A380 menjadi pesawat yang kabinnya paling hening.

Gimana ya rasanya naik pesawat ini? Menurut salah satu penumpangnya, akselerasi pesawat ini sangat lembut dan langsung on, sepertinya tidak menghadapi masalah dengan beratnya yang mencapai 527 ton. Kabinnya sangat lapang, karena bisa saja pesawat ini diisi penuh sampai 800 penumpang (full kelas ekonomi), namun untuk kenyamanan maka perusahaan penerbangan biasanya mengisinya dengan 450 – 470 seat.

Kapan ya Indonesia bisa membuat pesawat seperti A380, ke depan mungkin hanya Boeing yang dapat meruntuhkan kebesaran A 380. Untuk Indonesia, Mungkin perlu waktu beratus-ratus tahun lagi baru bisa (generasi keempat atu kelima) alih-alih mau mengembangkan diri menjadi produsen pesawat, satu satunya pabrik perakitan pesawat milik (IPTN) kita malah dipailitkan….. benar-benar suatu ironi

Source:

http://www.airbus.com/en/aircraftfamilies/a380/index2.html

http://www.airliners.net/info/stats.main?id=29

http://www.stuff.co.nz/4239874a34.html

http://events.airbus.com/A380/seeing/indexminisite.aspx