February 2, 2006

telp keluarga di Indonesia,

 

Oh ya aku mau bercerita mengenai fasilitas yang ada di The Univ Queensland, di sini segala sesuatunya ditata dengan rapi dan apik, bahkan fasilitas toiletnya setara dengan hotel bintang lima di Jakarta. Walaupun ada memang sieh…. tempat-tempat yang agak jorok seperti di gedung engineering, pintu wc pada jebol.

Aku bikin list aja ya beberapa hal yang tidak aku jumpai di Indonesia sewaktu aku kuliah di kampusku:

 

  1. Di setiap gedung, bahkan beberapa tempat di ruang terbuka disediakan kran/tap untuk air minum, so kalau “engkau haus” mau minum tinggal mangap aja…. lucunya orang-orang yang minum dari keran ini cara minumnya kayak monyet ….. sayangnya karena belum terbiasa minum langsung dari ledeng, aku nggak kuku dech….. (sudah terbiasa minum air mateng sech….) Fasilitas ini yang letaknya di dalam gedung dilengkapi dengan chiller, so enak banget dech terutama kalau lagi summer…. bisa minum air dingin gretongan…..
  2. Rest room / toilet di tiap gedung sangat bersih, airnya-pun mengalir dengan lancar, ada toilet khusus laki-laki, perempuan dan untuk disabilities / unisex. Ada juga parenting room tempat ganti popok bayi.
  3. Pintu-pintu di uni kaca otomatis, kalau kita keluar masuk maka akan tutup buka dengan sendirinya.
  4. Di tempat-tempat terbuka disediakan bangku untuk duduk-duduk dan belajar, serta ada coffe shop tenda. kalau lagi pengin santai, bisa beli minum kopi sambil belajar di Library. Di kampus kedai kopi yang paling besar ada di library namanya “Merlo Coffee”
  5. Microwafe untuk menghangatkan makanan ada di sekitar union complek, cuman sayangnya nggak semua berfungsi dengan baik.
  6. Setiap mahasiswa disediakan fasilitas internet dengan username dan password sendiri. Dengan modal ini, semua fasilitas IT dari UQ bisa kita pake….
  7. Akses internet dari pagi jam 8 sampai dengan jam 5 atau jam 8 malam, bahkan pada saat kuliah dimulai non stop 7 hari, hari biasa selain wee-end sampai jam 10 malam. Week-end sampai jam 5 sore.
  8. Jalur khusus sepeda dan jalur khusus pejalan kaki, kalau diperhartikan dengan baik, jalur pedestrian ini dilengkapi dengan rute bagi tunanetra.
  9. Fasilitas halte yang nyaman, dengan informasi jadwal kedatangan bus serta jalur bus dapat dilihat dengan mudah, kayaknya gak ada halte yang ada corat coretannya dech, gak ada pula halte yang bocor, gak ada juga pedagang asongan yang jualan di halte. Bus kampus datangnyatepat waktu sesui jadwal, kadang telat dikit aja …. langsung ketinggalan..Untuk Week-end malahan ada night shift sampai jam dini hari. Bus ini berhenti beroperasi jam 11 malam.
  10. Bus kereta dan city cat terintegrasi sehingga cukup dengan beli satu tiket translink maka kita dapat naik tiga moda angkutan tersebut. Kita gak bisa sembarang naik dan turun, satu satunya tempat untuk naik dan turun adalah halte. Untuk transportasi khususnya tiket ada fasilitas one way, daily, weekly dan ten trip ticket
  11. Mahasiswa mendapat concession/potongan harga 50%
  12. Fasilitas asuransi kesehatan bagi mahasiswa so kalau kita mengalami kecelakaan, sakit atau bahkan operasi sekalipun atau yang ringan seperti yang aku alami berobat di kampus ditanggung sama perusahaan penyedia asuransi tersebut.
  13. Fasilitas IT cukup baik, ada hot spotnya, kita juga bisa langganan internet melalui ADSL melalui kampus.
  14. Akses on line untuk keseluruhan transaksi akademik, dari enrolling mata kuliah, blackboard, library, mencari database dll
  15. Perpustakaan social science  (SSH) 4 lantai (setiap lantai ada ruang baca, internet, dan toilet) memiliki koleksi buku sebanyak 2 juta.
  16. Gedung olahraga, lapangan tennis, kolam renang, gym tersedia dengan lengkap. kalau mau langsing, memperbesar otot mau sehat selalu maka UQ uda menyediakannya dengan lengkap.
  17. Toko buku di kampus kayak toko gramedia, koleksinya bagus dan bervariasi, ada juga second hand book yang harganya tentu saaja lebi murah.

 

 

3 Februari 2006

Sharing pengalaman berorganisasi di musholla depan UQ (Hawken drive 323), pembicaranya pak Nur Iswanto (Program Doktor Chemical Engineering dari LPP Jogja) pelajaran yang dapat dipetik adalah sebagai berikut:

  1. Jangan pernah meremehkan sendiri (kenali potensi diri sendiri)
  2. Coba evaluasi kegiatan yang pernah dilakukan, jangan-jangan selama ini banyak waktu yang terbuang karena melamun.
  3. menjadi seorang pemimpin itu adalah amanah, dan bersiap untuk melayani, bukannya untuk mencari power dan fasilitas.

 

 

 

4 Feb 2006, Sabtu

Daftar kegiatan yang harus aku lakukan:

 

  1. Menyelesaikan urusan enrolling ke school of business di gedung collin clark…
  2. Tanya ke sumber relevan mengenai seluk-beluk subjects dan seberapa banyak tugas/assignments yang dibebankan ke tiap-tiap semesternya.
  3. Cari tahu buku-buku yang relevan.
  4. Membaca buku text minimal satu buku satu minggu, khan hanya review????
  5. Buat writing minimal sehari sekali, untuk persiapan bikin assignment.
  6. mencoba membuat budget.

 

 

Sekedar catatan:

Bagi yang ingin ke aussi untuk sekolah, yang perlu dipersiapkan adalah:

  1. baju-baju sebanyak-banyaknya, karena di aussi jarang ada baju yang cocok, kalaupun ada harganya mahal sekali.
  2. Obat-obatan, obat gosok (balsem, minyak angin, minyak tawon), ultraflu, bodrek, obat sakit perut, obat penahan sakit, obat wasir, asthma, dll
  3. Sajadah yang dilengkapi dengan kompas.
  4. Bumbu-bumbu yang instan.
  5. Tinta suntik
  6. sarung
  7. kopiah

 

Sabtu malam…… pukul 8 tepat, bersama-sama dengan rekan-rekan indo turut ngebantu mba Puji dan Mba Helda memindahkan barang-barang dari tempat Pak Proyo (Projo Danoedoro – Dosen UGM doktor di bidang Rmote Sensing)  ke Toowong. Jam 1 dini hari baru selesai

 

5 Feb 2006

 

Latihan terakhir angklung, dilanjutkan ke tempat Mba Helda di toowong…wah cape juga ya he he he

 

6 Feb 2006

Konser di Woman College bersama-sama dengan teman-teman ADS dari berbagai negara. Wah kayaknya penyakit gw kumat nich. Malamnya terasa cape’banget. Gak sempet ngerjain assignment 3. Mulai mimpi indah tentang kehidupan di Aussi. Indonesia menampilkan dua acara yaitu angklung dan tari saman. Aku ikut main angklung bersama dengan 6 kru lainnya (Wukir, Perdinan, Imam, Pak Hadi, Diah, Ana) dengan dipandu oleh dirigen Mba Helda

 

Malamnya capek banget, malam terasa dingin banget, mau ngerjain PR assigment 3 tapi badan gak bisa diajak kerjasama. Tapi anyway aku coba ngerjain juga walaupun gak selesai.

 

 

 

 

7 Februari 2006

 

Pagi diskusi di kelas ngebahas assignment 4 yaitu bikin thesis proposal.

Wah bisul di deket pantat kambuh lagi, meski sakitnya gak seperti waktu pertama kali taou sakit juga, mau gerak dikit aja rasanya sakit banget.

Siang habis sesi Abel Smith Building (There is more life than study) aku ke library aku coba selesaikan Assignment 3. Selesai ngerjain tugas jam 1 kurang 7 menit aku tancap pake sepeda ke musholla. Habis sholat aku langsung manuju kelas di room 514. Aku ikut Sesi listening and speaking jam 1 – 4. Selesai sesi listening badan gak enak banget. Waktu istirahat wah enak juga ya bisa ngobrol-ngobrol ama temen-temen Indo.

 

Malam hari badan meriang lagi, gak tahu kenapa ya cuman sakit begini kok badan meriang banget.

Nah ini dia, sudah pantat sakit, masih juga pake sepeda… bikin keadaan tambah runya,

 

8 Februari 2006

 

Pagi diskusi lagi, ngebahas thesis proposal. Rinzin (teman dari Bhutan – negara yang berada di lereng pegunungan Himalaya) ternyata udah nyiapin draft-nya, tapi masih kasar banget… so kita berempat harus ngebahas lagi.

 

Morning tea, mbayar uang piknik ke lone pine koala sanctuary sebesar $12.3

Selesai pembahasan aku ke perpus, aku gak ikut sesi family entry, aku gak ikut juga sesi listening and speaking.

 

Aku coba periksa ke klinik kampus… dokternya bilang ini bukan wasir, hanya bisul biasa. Trus dikasih resep obat (antibiotik) yup langsung aku ke pharmacy kampus. Harga Obatnya $.14.5

 

Malam kamis aku coba lagi perbarui draft thesis proposal dengan tambahan questionnaire dan methodology-nya.

 

 

9 February 2006

 

De boring day, waktu diskusi di kelas, bisul pecah…. Nanahnya banyak banget……

 

 

15 Feb 2006

to Lone Pine Koala Sanctuary

18 Feb 2006

 

Saturday, See garage sale at Anglican Church

Go to Mater and Prince Alexandra Hospital with Hesty (Master Pharmacy—– the future spouse)

Go to city and valley for shopping

Pengajian rutin Friday evening, speaker Pak Iman Partorejo 8 – 9:30 pm

Durham

19 Feb 2006

 

Sunday Washing

Go to Mr Sulis’s House

Perdinan’s House

Angklung practice

 

20 Feb 2006

 

Monday, O week opening building 27 A 9 – 11 am

Welcome meeting for BEL students at lectute theatre building 27 A 2 – 3 pm

 

 

 

21 Feb 2006 Tuesday

Go to “Exploring the assumptions and Expectations of Academics Research and writing” Lecture theathre 1 Hawken Engineering Building 9 – 10 pm

Library

Appointment with Carl Sherwood for supplementary tutorial ECON7002 and FINM 7401.

Musholla

 

22 Feb 2006 Wednesday

Library

Enroll for MGTS7202 practical

Market Day

Going back to home

Go to “Understanding the timetible and how the uni works” session at Steele Building room 206 1 – 2 pm

………………….

Part time work 8 – 11 pm

 

23 Feb 2006 Thursday

 

Attending “Safety and International students Lecture theatre UQ centre (Building 27A) 9 – 10 am

Wirtnessing the saman dance performance at Great Court (11.30)

Going to city for shopping

Took a nap

Angklung practice 5 – 5: 50 pm

Attend the evening welcome at postgradute business school (6pm – 7 10 pm) building 27 A

Musholla

Pak Susilo’s house Pak Susilo Wibowo ini Dosen di Univ Petra Surabaya…

To Durham…………….

 

 

 

24 Feb 2006, Friday

ikut family session di Abel smith lecture theatre

ikut career session di pychology theatre

ikut sesi working visa di UQ centre lecture theatre

sholat jumat

pulang

masak-masak untuk piknik – sampai jam 11 malam durham

 

 

25 Feb 2006

 

PIKNIK IISB

piknik ke dam… apa ya nama dam itu… gak tau ah….. nah di tempat piknik ini sekalian diadakan juga pemilihan pengurus IISB (Indonesian Islamic Society of Brisbane, gw ditunjuk jadi Bendahara, sementara itu Pak Suseno Hadi, program doktor di bidang environment jadi ketua, dan Pak Al Hadi Bustamam, program doktor di bid Matematika, Dosen UI jadi bendahara)

ke springbrok (lookout view)

dan terakhir ke palm beach

 

cleaning Musholla

trus tidur pulas

 

 

26 Feb 2006

Sunday, workshop assignment on writing di Forgan Smith Building 205 (Cashonia Carnegie)

rapat IISB untuk penentuan program di Musholla

cooking at Durham

 

 

27 Feb 2006

Monday, accounting lectures 9- 11:50 Peter Clarkson

library

tutorial finance, Jacky Humprey

finance lecture, Necmi Avkiran 16.00 – 19.00, boring n ngantuk, kuliahnya terlalu lama, slidesnya buanyak banget.coordinator Jason Hall

cooking at home

28 Feb 2006

 

Tuesday, Leture session, Sabine Zumpe, MGTS7202 Seddon Building (82D) room301, 4 – 6 pm.