Beda negara, berbeda pula budayanya, dan bisa berbeda pula cara berfikirnya. Budaya Australia merepresentasikan budaya barat yang dapat dilihat sebagai kutub budaya timur. Meskipun untuk hal-hal tertentu budaya Australia sangat baik (lebih manusiawi) namun ada pula hal-hal yang sangat membahayakan dan tidak perlu kita tiru.

1. Alcoholism

Dalam setiap kesempatan, misalnya jamuan dinner atau juga di acara-acara lainnya minuman beralkohol berjenis wine selalu menemani makanan. Dan memang minuman ini telah menjadi bagian yang tidak dipisahkan dalam kehidupan masyarakat. Australia.

Dalam kesempatan lain, anak-anak muda pada setiap akhir pekan tidak lupa pula untuk meluangkan waktu untuk kumpul “party”. Baik baik laki maupun perempuan sama-sama doyan minuman ini. Cuman mereka biasanya mengkonsumsi minuman yang lebih murah misalnya VB atau XXXX. Bisa ditebak berbagai keributan terjadi akibat terpengaruh minuman ini. Ekses lainnya terjadi pada lalu lintas, di Australia, kecelakaan lalu lintas sebagian besar diakibatkan oleh pengaruh alkohol.

2. Skin is fashion

Tubuh bagi masyarakat di Australia adalah bagian dari busana, oleh karena itu menonjolkan keindahan tubuh merupakan hal yang tidak bisa dihindarkan. Dari sisi keindahan memang bagus, tetapi keindahan tubuh bagi masyarakat “timur” bukanlah sesuatu yang harus diperlihatkan di muka publik.

Musim summer membuka kontes ini. Dan jangan kaget ketika berada di sini di semua tempat, bahkan di kampus, kita akan melihat berderet-deret perempuan berpakaian sangat “mini”. Rok mini, tank top bahkan kemben sudah bukan barang yang langka lagi. Apa yang ditampilkan oleh para artis di film dan di tv sudah sama dengan apa yang dipakai oleh masyarakat umum.

Di daerah pantai konsep ini sangat jelas terlihat. Banyak manusia yang berjemur di panasnya matahari hanya untuk sekedar mendapatkan warna kulit coklat. Padahal sinar matahari merupakan trigger utama kanker kulit.

Untung saja masyarakat di sini sangat santun. Bahkan untuk kalangan pekerja kasar sekalipun (cleaner, sopir dan pekerja konstruksi) mereka tidak pernah kelihatan sedikit pun mencoba menggoda para perempuan itu baik dengan gesture maupun dengan suara. So walaupun kebetulan ada perempuan yang “setengah telanjang” ini berlalu di hadapan mereka, mereka tetap cuek.

3. Religion is nowhere…

Australia dikenal dengan negara yang sangat sekuler. Dan kenyataan di lapangan memang tampak jelas di depan mata. Walaupun mayoritas beragama nasrani, namun sebagian besar penduduk australia telah menempatkan agama jauh di bawah kepentingan lain-lain. Agama hanya dijadikan symbol yang diperingati hanya pada hari-hari tertentu saja (saat Cristmast dan Easter).

4. Public intimacy

Sangat benar jika beberapa daerah di Indonesia (Jakarta misalnya) yang melarang ciuman di tempat umum. Ciuman sebagai ungkapan keintiman hubungan antara sepasang kekasih ini sangat tidak mendidik. Lihat saja, apa jadinya jika perbuatan ini dilihat oleh anak di bawah umur…..