minyak1.jpg

Kesalahan administrasi di pdvsa dapat ditelusuri kembali sebagai ancaman terbesar kepresidenan Chavez. Bulan Desember 2002, para manajer di Pdvsa berusaha kembali merebut kembali kendali perusahaan dari Chavez. Mereka mengunci para pekerja dan menghentikan produksi minyak selama 2 bulan. Ekonomi kemudian kolaps namun akhirnya Chavez memenangkan sabotase minyak ini.

Saat setelah pemogokan tersebut, Chavez memecat 18,000 dari sejumlah 46,000 karyawan Pdvsa yang mana sejumlah besar dari mereka yang dipecat adalah para manajer dan professional. Selanjutnya mereka yang dipecat itu kemudaian kembali bekerja bekerja di perusahaan asing seperti di Calgary, Houston atau di Riyadh. Pdvsa kemudian mengangkat pegawai baru yang belum berpengalaman. Sekarang ini Pdvsa mempekerjakan 75,000 karyawan, jumlah yang lebih besar daripada karyawan sebelumnya. Chavez bahkan berencana untuk menambah jumlah karyawan menjadi 102,000 tahun depan. Sebagian dari sosialisme minyak Chavez adalah membuat Pdvsa mandiri, mengurangi ketergantungan kepada jasa perusahaan asing. Konsep ini diterjemahkan dengan membuat anak perusahaan baru seperti misalnya perusahaan yang serupa dengan Halliburton (perusahaan penyedia peralatan pengeboran). Pdvsa telah mengumumkan akan rencananya untuk membangun kapal tanker dan rig pengeboran. Di bulan Juni, Pdvsa mengesahkan berdirinya 7 unit anak perusahaan, termasuk salah satunya perusahaan yang membuat bahan bakar ethanol. Pdvsa selanjutnya menjadi suatu state yang parallel dengan Venezuela.

Para karyawan Pdvsa harus memiliki paling tidak satu persyaratan yaitu sebagai Chavistas (Pendukung Chavez). Ramirez mengatakan kepada para pekerja dalam satu pidato khusus yang direkam dengan penuh semangat dan disiarkan di stasiun televisi bahwa mereka harus kembali ke Presiden atau memberikan pekerjaannya kepada Bolivarian. “Perusahaan ini warnanya merah, mulai dari atas sampai ke bawah”, katanya. Pdvsa juga menulis surat kepada para kontraktornya, memperingatkan mereka untuk tidak mempekerjakan 18,000 karyawan yang telah dipecat

Setelah Pdvsa melebur dalam kehendak Chavez, perusahaan ini juga menjadi semakin tidak transparan dalam semua urusannya. Perusahaan biasanya menerbitkan laporan tahunan, tetapi setelah 2004 Pdvsa berhenti memasukkan laporan tahunan ke SEC. Dalam tahun-tahun terakhir Pdvsa hanya menerbitkan satu atau dua lembar halaman angka-angka yang sangat dasar, tanpa ada penjelasan lebih lanjut dan juga tanpa ada catatan dari auditor. Ketika Pdvsa menerbitkan informasi pun kredibilitas laporannya sangat meragukan. Bahkan fakta fundamental operasi – berapa banyak Venezuela memproduksi minyak – merupakan subjek yang diperdebatkan. Tahun 1997, venezuela memproduksi 3.3 juta barrel minyak mentah per hari. Hari ini, Pdvsa mengklaim bahwa produksinya tetap segitu, tetapi sumber independen termasuk di dalamnya OPEC mengatakan bahwa angka itu terlalu tinggi: OPEC mengatakan bahwa produksi Venezuela berkisar pada angka 2.4 juta barrel perhari tahun lalu.

Apa yang sangat gamblang mengenai politik minyak di venezuela adalah bahwa pendapatan minyak digunakan untuk membiayai belanja sosial. Tahun lalu, Pdvsa mengatakan bahwa mereka membelanjakan hampir 14 milyar dollar untuk program sosial. Ini termasuk program Missions dan Fonden tetapi tidak termasuk pajak dan royalti sebesar 21 milyar dollar yang dibayar ke pemerintah. Pdvsa mengatakan mereka telah menempatkan kembali dana sebesar 5.8 milyar dollar ke perusahaan tahun lalu. Meskipun angka ini naik sebesar 2 milyar dollar dari tahun 2005, suatu angka yang tidak akan disebut sebagai investasi minyak oleh siapapun. Persetujuan rahasia anggaran 2007 mendiskripsikan “investasi” termasuk uang untuk infrastruktur nasional dan proyek sosial. Rencana bisnis Pdvsa mengarah pada terciptanya pertumbuhan yang cepat dalam produksi, tetapi para analis perminyakan mengatakan perusahaan tidak cukup melakukan investasi. Menurut pavel Molchanov, yang mempelajari minyak di Houston (Raymond James) – sebuah perusahaan jasa keuangan. “Pdvsa telah mengalami penurunan produksi selama dua tahun dan sepertinya akan turun terus dalam dua tahun berikutnya. “Fakta ini bertolak belakang dengan produksi minyak global yang naik 1 – 2 persen per tahun.

Pdvsa juga berkaitan dengan utang. Sampai pada tahun 2006, perusahaan hanya memiliki sedikit utang, tetapi pada tahun ini Pdvsa telah meminjam sebanyak 12.5 milyar dollar. Ketika cara untuk mendapatkan uang dengan menawarkan utang kelihatannya bagus maka perusahaan segera melakukannya. Para kritikus berkeberatan bahwa utang itu alasannya tidak tepat. “Utang mereka memang sangat rendah, tetapi mereka tidak mempunyainya sebelumnya,” kata José Guerra, mantan ketua peneliti di bank sentral, yang tidak setuju dengan kebijakan ekopnomi Chávez. “ Negara penghasil minyak yang lain berusaha menghilangkan utang , terus untuk apa berutang? Pembelanjaan mereka untuk eksplorasi hampir tidak ada, mereka mengambil utang untuk berpesta,” demikian kata José

Beberapa perusahaan swasta yang dibawa masuk Pdvsa masih bekerja di Venezuela, tetapi mereka sekarang menjadi partner minoritas dan membayar pajak dan royalti yang lebih besar. Pada tanggal 1 Mei, perusahaan asing yang bekerja di Orinoco dipaksa untuk menyerahkan kendali mayoritas mereka atas proyek yang sedang digarap ke Pdvsa. Dua perusahaan yaitu ExxonMobil dan ConocoPhilips telah pergi dan sekarang menegosiasikannya untuk meminta kompensasi. Perusahaan lain kelihatannya menghargai nilai geopolitik masuk ke Orinoco untuk mengambil alih dan mengembangkan daerah yang masih perawan: perusahaan nasional dari Russia, China, Brazil dan Iran dan juga beberapa dari negara Amerika Latin seperti Cuba, Chile dan Uruguai yang tidak memiliki kemampuan yang bagus untuk mengolah heavy oil.

Pdvsa sekarang didedikasikan untuk membuat produk minyak yang baru: hal ini merubah secara langsung minyak ke problem matematik. Penulis melihat kimia suatu malam di ruang tamu Félix Caraballo. Caraballo, berusia 32 tahun, hidup di El Encanto yang merupakan bagian dari La Vega, daerah kumuh di salah satu sisi pegunungan yang curam di Caracas. Caraballo telah bekerja di La Vega untuk proyek komunitas sejak dia berusia 14 tahun, ketika petugas kepolisian menembak salah satu temannya selama demonstrasi tahun 1989 yang menentang rencana peemerintah mengurangi subsidi. Dia telah berkomitmen untuk Chavista dan sosialis. “uang harus digunakan untuk melayani rakyat bukan sebaliknya”, demikian katanya.

Suatu malam, penulis mengunjungi ruang tamu Caraballo yang sebagian sisinya digunakan untuk membuat ruang kelas. Yulimar Medina, mahasiswi di sebuah college, berdiri di depan Whiteboard dengan marker di tangannya mengajarkan hitungan. Ada 11 orang dewasa dengan beberapa anak kecil di ruang itu. Mereka belajar tambah, kali dan bagi. Siswa-siswa di ruangan itu dikenal sebagai as vencedores, or triumphers – semuanya memiliki buku kerja, dan mereka telah melihat video pelajaran matematika selama 45 menit.

Ini adalah kelas 8 dari Misión Ribas, suatu program yang membawahi kelas 6 sampai kelas 12 . Kelas dibuka dari jam 6 sampai jam 9 malam setiap akhir pekan di rumah Caraballo. Video yang diputar itu berasal dari Cuba, dan fasilitator seperti Medina memimpin diskusi di kelas dan latihan setelahnya. Para vencedores mempelajari matematika, bahasa Spanyol, sejarah, geografi, science dan bahasa Inggris, dan harus bekerja bersama untuk proyek komunitas seperti membangun kerangka tangga dan menanam tanaman di kebun sayur – ini adalah bagian dari panduan Caraballo. Tidak hanya sekolahnya gratis tetapi bahkan hampir semua siswa menerima tunjangan sebesar 85 dollar per bulan untuk kehadirannya. Para siswa sendiri yang menentukan siapa diantara mereka yang mendapat tunjangan sesuai dengan kebutuhan dan dedikasinya.

Ribas adalah salah satu mission Chaves yang paling berkembang yang mengajarkan msyarakat untuk membaca. Program lainnya adalah mendatangkan ribuan dokter dari Cuba dan mengirimkannya ke daerah-daerah miskin di daerah pedesaan. Program lainnya adalah mendirikan pertokoanyang menjual kebutuhan dasar berupa makanan dan obat-obatan yang harganya disubsidi. Program lainnya menyediakan tanda pengenal secara gratis bagi warga yang tidak memiliki dokumen. Ketika penulis (Hendersen) berada di Venezuela bulan September lalu, Chavez meluncurkan misi lainnya yaitu mengembangkan universitas. Sebagian besar pembiayaannya berasal langsung dari Pdvsa.

Missions sangat populer dan memberikan manfaat kepada lebih dari setengah penduduk miskin. Jutaan penduduk miskin venezuela menganggapnya sebagai komitmen Chavez dan slogan pemerintah “zeroo misery”.

Membelanjakan uang dari minyak untuk para dokter bagi rakyat miskin adalah suatu hal yang benar untuk dilakukan. “ Ini adalah investasi sumber daya manusia” kata Mark Weisbrot, co-director of the Center for Economic and Policy Research, grup analis kebijakan di Washington. “Venezuela telah memusatkan belanjanya pada makanan, kesehatan dan pendidikan. Belanja ini tidaklah besar dan langsung memberikan manfaaat kepada banyak orang.”

Para warga Venezuela yang menyelesaikan sekolah menengah dengan Misión Ribas mungkin tidak sama dengan mereka yang mendapat pendidikan di sekolah formal. Teteapi tanpa Ribas, mereka tidak akan mendapatkan pendidikan sekolah sama sekali. . Chavez sangat perhatian untuk mencapai zero misery, suatu hal yang tidak banyak dilakukan pemerintah yang kaya minyak. Namun demikian tidak ada seorang pun tahu apakah missions berjalan seperti seharusnya untuk mencapai Venezuela yang bebas dari penderitaan (zero misery) karena program tersebut tidak memiliki evaluasi internal. Program ini semakin menggantikan konterpart formal mereka. Sangat menakjubkan untuk orang miskin dilayani di klinik yang berisi staf dokter dari Cuba, sementara itu di sisi lain pelayanan di salah satu rumah sakit kulitasnya menurun.

Posisi pelatih politik dan ideologi dari pejabat Ribas adalah posisi tertinggi sebagai fasilitator. Ketika mengunjungi siswa Ribas di Las Torres, di puncak gunung. Setelah Ribas, para pejabat mengatakan kepada para siswa tentang apa yang mereka harapkan. María Teresa Curvelo, koordinator distrik memulai pembicaraan selama 90menit tentang referendum yang sangat penting bagi pemerintah. Referendum yang akan diselenggarakan tanggal 2 Desember, berencana untuk merubah konstitusi untuk memperpanjang masa jabatan Chavez dan menaikkan kekuatan politiknya di atas segalanya. Dia meminta para siswa unrtuk mendatangi demonstrasi jalanan untuk mendukung Chavez. Chavez adalah tokoh yang hanya mucul setiap seratus tahun. Maria mengucapkan Fatherland, Socialism or Death!” ketika dia mengantarkan penulis menuruni bukit.