Tulisan ini hanyalah kritik kecil untuk KRL Jabotabek.  Kebetulan saya adalah pengguna kereta KRL jabotabek  jurusan Depok Kota/tanah Abang. Saya ingin mengatakan bahwa KRL Jabotabek adalah suatu bisnis besar yang harus dikelola secara profesional. KRL jabotabek melayani ratusan ribu komuter dari pusat kota ke daerah pinggiran dan sebaliknya.  Bisnis besar ini sebagai seharusnya digerakkan untuk menjawab  kebutuhan transportasi cepat, pasti, dan nyaman. Karena dengan situasi sekarang, hanya KRL yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut. 

“Cepat” dalam artian menjawab permasalahan kemacetan di jalan raya yang membuat transportasi menjadi kontraproduktif. KRL dapat menjawab permasalahan kontraproduktif itu dengan competitive advantage yang tidak dipunyai moda transportasi lain.  Namun demikian PT KRL Jabotabek menurut saya belum memenuhi slogan ini karena banyaknya hambatan di jalan yang membuat perjalan menjadi tidak cepat. Tengok saja hambatan seperti  bentuk persimpangan rel dengan jalan raya, hambatan sinyal yang memperlambat laju kereta dan masih adanya dikotomi “cepat” antara KRL ekonomi dan express.

“Pasti” menurut saya slogan ini yang harus diwujudkan PT KRL Jabotabek pertama kalin. “Pasti” merupakan ‘ultimate obejctive” yang memang paling sulit untuk diwujudkan. Jika ada yang bilang “kepastian yang kutunggu” itu hal yang normal saja.  Untuk KRL hal itu  dirasakan masih jauh panggang dari api. Konsep kepastian dalam pelayanan KRL dapat diwujudkan dengan jam kepastian pemberangkatan dan ketibaan (Departure and arrival) yang pasti.  Saya fikir semua orang tahu dan memahaminya namun memang untuk kondisi sekarang dengan banyaknya masalah yang dihadapi KRL mulai dari infrastruktur rel dan sinyal sampai kepada kondisi kereta yang sudah usang membuat “pasti” sulit untuk diwujudkan.  Namun tidak ada sesuatu yang tidak bisa diaraih apalagi untuk sesuatu yang seharusnya dapat diwujudkan secara logika. “Pasti” memang sudah dibuat dengan jadwal, namun jadwal ini sering meleset.

Terakhir adalah kenyamanan. Nah ini …….. kenyamanan menurut saya dapat dimulai dari hal yang sederhana:

1. Buat Electronic Board yang visible di setiap stasiun yang berisi jadwal kedatangan dan keberangkatan KRL serta tujuannnya. Board ini seharusnya dipasang di tempat yang ramai dengan oarang dan dengan ukuran yang besar sehingga dapat dilihat dengan jelas.

2. Perbaiki kondisi peron yang kusam licin becek dan bau.

3. Tertibkan pedagang asongan

4. Buat semua KRL ber “AC”

5. layani penumpang dengan profesional dan aplikasikan sistem modern dalam pelayanan

demikian mudah-mudahan mencerahkan ….